Minggu, 05 September 2010

kegalauan seorang anda

suatu waktu aku melangkah tiada henti
ku menatap kenyataan yang tak kunjung ku mengerti
suatu kenyataan yang terkadang berada di dalam fantasi belakah
berhari hari aku merenung kenyataan apakah itu ?

tiada henti otakku berpikir, detik demi detik telah terlewatkan
memori demi memori telah aku kerahkan
inikah suatu kenyataan dalam dunia fantasi itu ?
aku pun berhenti berpikir !
namun apa yang kualami.

kegalauan demi kegalauan terus menghampiri
kecemburuan sosial terus merasuki
mengerti ataupun tak mengerti tiada guna aku berpikir
oke sampai disini saja aku memikirkan kenyataan itu !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar